03
Okt
2011

Kegiatan FKI 7 Bidang Seni Film di ISI Solo

KARYA FILM merupakan hasil persenyawaan kreatif dari berbagai disiplin ilmu dan inspirasi utamanya adalah kehidupan. Frame dalam film memiliki arti yang sama dengan garis bawah pada karya tulis jika ingin memberi penekanan maksud. Dengan demikian karya film yang bentuknya merupakan rentetan frame, dapat pula diartikan sebagai sebuah rangkaian penekanan maksud yang memiliki logika dan dinamika yang lebih dinamis dibanding peristiwa kehidupan nyata yang menjadi inspirasinya. Maka tidaklah perlu dipertanyakan lagi bahwa karya film merupakan media yang memiliki daya pengaruh yang tinggi. Kebenaran dalam karya film dirasakan lebih benar dibanding kebenaran yang sebenarnya.
Menyadari kenyataan ini, maka Bidang Seni Film, memiliki misi penting dalam kenduri kesenian nasional ini untuk mempengaruhi masyarakat kesenian, pendidikan maupun umum agar memberi perhatian khusus pada maksud dan tujuan FESTIVAL KESENIAN INDONESIA VII-2011 yang mengusung tema “THE VOICE OF ARCHIPELAGO”
“THE VOICE OF ARCHIPELAGO” diartikan sebagai resonansi dimensi kebudayaan negara kepulauan yang terletak diantara benua Asia dan Australia. Keunikan masyarakat dari negara kepulauan tersebut adalah; kemampuan melihat keindahan dari berbagai perbedaan sebagai sebuah anugerah yang pada akhirnya membentuk wawasan budaya dengan dasar adanya persamaan cara memandang dalam melihat kenyataan antropologis, geografis dan sosiologis yang mereka miliki.
WAWASAN BUDAYA ini membentuk keinginan untuk melakukan penyatuan gerak dan langkah dalam menjalankan kehidupan dan kemudian mereka sepakat membentuk KAWASAN POLITIK yang bernama Nusantara. Daerah teritorial Nusantara  mencakup kawasan negara-negara yang saat ini menyatu dalam rumpun Asean.
Berdasarkan makna dari tema Festival Kesenian Indonesia VII – 2011, maka Bidang Seni Film merasa perlu untuk mengundang para pembuat film dari berbagai Sekolah Tinggi/Institut Seni di Indonesia maupun dari kawasan Asean.
Kegiatan dimulai pada tanggal 3 Oktober 2011, di ruang seminar terkait worskhop kolaborasi film BKS-PTS.
Peserta :
Mahasiswa prodi Televisi dan Film anggota BKS-PTSI, tiap prodi diwakili 2 (dua) orang mahasiswa.Adapun perguruan tinggi seni yang memiliki Prodi Televisi dan Film antara lain : IKJ, ISI Surakarta, ISI Yogyakarta, ISI Padang Panjang, STSI Bandung. Sehingga jumlah mahasiswa yang
berpartisipasi sebanyak 10 orang.
Workshop :
Untuk menyamakan persepsi dalam produksi sebuah film,akan didahului workshop selama 4 hari (28 jam) oleh para praktisi dibidangnya.
Para praktisi yang akan memberikan workshop :
Produksi                       : Subagjo
Penulisan Skenario  : Armantono
Penyutradaraan        : Slamet Rahardjo Djarot
Kamera                         : Arif Retno P
Suara dan Editing    : Hartanto
Untuk lebih mengetahui agenda kegiatan bisa dilihat di blog : filmfki7solo.blogspot.com
Agenda Film antara lain; Seminar Internasional, Pemutaran film dan workshop film untuk mahasiswa dan siswa sma.
Share

You may also like...